Codec OPUS – Standar Audio Baru Internet

Standar audio baru Opus bekerja lebih efisien dibandingkan MP3 atau AAC . Format ini cocok untuk telepon dan gratis bagi pengguna. Lalu lintas internet masa kini banyak dibebani dengan komunikasi audio seperti Voice over IP (VoIP), music streaming, ataupun podcast Download Game Ppsspp. Layanan tersebut dapat dinikmati tanpa masalah dengan saluran DSL yang cepat. Namun, bila aplikasinya melalui telepon seluler, muncul gangguan seperti pembicaraan VoIP terputus-putus atau musik yang terhenti. Masalah tersebut akan teratasi oleh standar audio baru bernama Opus. Standar ini menjanjikan konsumsi bandwitdh yang lebih kecil dengan kualitas audio yang sama dan diproses secara realtime. Codec Opus juga dikembangkan sebagai open source project dan dapat dinikmati tanpa harus memiliki lisensi.

Standar baru ini sejak awal dikembangkan untuk memenuhi spesifikasi interactive audio transmission. Artinya, codec Opus tidak hanya dirancang untuk musik, melainkan juga dioptimalkan untuk transmisi bidireksional, seperti video telepon atau komunikasi VoIP. Sejak awal September lalu, IETF (Internet Engineering Task Force) sudah menetapkann Opus sebagai standar resmi audio Internet sehingga Opus praktis menjadi komponen HTML5. Opus merupakan kerja sama antara Xiph.Org Foundation, Skype dan Mozilla. Seperti MP3, Opus bekerja dengan teknik lossy compression, termasuk kontennya. Latency yang rendah menjadi keunggulan standar baru ini. Artinya, sinyal diterima dengan timelag (delay) yang sangat kecil karena paket data diproses dalam waktu 20 ms. Sebagai perbandingan, MP3 harus diproses dengan delay 10 kali lipat.

Lebih fleksibel untuk Audio Encoding

Pengembang Opus sangat mengutamakan fleksibilitas. Bitrate variabel dapat dipilih antara 6 hingga 510 KBit per detik dengan sampling rate antara 8 hingga 48 kHz, serta audio frame yang dapat lebarkan dari 2,5 sampai 20 ms. Bila dilihat lebih dalam, pengembang Opus memanfaatkan audio codec yang sudah ada, mengoptimalkan, kemudian mengombinasikannnya dengan Hybridcodec. Opus menggabungkan dua codec, yaitu CELT (Constrained-Energy Lapped Transform) dan SILK, dalam bentuk yang sudah dimodifikasi. CELT dikembangkan sebagai komponen OGG family. Feature realtime menjadi keistimewaannya. SILK berasal dari Skype dan telah diaplikasikan sejak Skype versi 4 untuk voice encoding.